Sekilas tentang Motivation Talkshow 60 Tahun Teknik Fisika ITB

Posted: November 6, 2010 in Info, My Posts, Physics, Shared
Tags: , , , ,

60tahunftHari ini, 6 November 2010, diadakan kegiatan Motivation Talkshow 60 tahun Teknik Fisika ITB dengan menghadirkan alumni Teknik Fisika ITB yang telah sukses di bidang masing – masing. Acara ini diselenggarakan di aula barat ITB dan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Alumni ITB yang menjadi pembicara dalam acara talkshow tersebut ada tiga orang, dengan satu moderator. Pembicara pertama adalah bapak Budiono Kartohadiprodjo (pimred majalah GATRA), kemudian bapak Rama Royani atau Abah Rama (Pakar Talent Mapping Indonesia, PT. Limawira Wisesa, Lead pro Consultant), dan bapak Acmad Syamsu Rizal Asir (Deputi Umum BP Migas), serta sebagai moderator adalah Prabu Revolusi (News Anchor Metro TV). Acara ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi generasi muda saat ini untuk mendalami jurusan teknik fisika dan berkarya untuk bangsa. Acara dimulai dengan share pengalaman dari para pembicara sejak memilih jurusan teknik fisika hingga karir yang ditekuni saat ini. Banyak pengalaman dan motivasi dari para pembicara yang diperoleh oleh peserta talkshow.

“Banyak main, jangan lupa belajar”, itulah yang menjadi semacam semboyan bagi bapak Budiono dan bapak Rama selama kuliah. Menurut bapak Budiono, selama kuliah memang penting untuk berkonsentrasi dalam belajar, untuk mendapatkan prestasi yang baik dalam studi dan memang tugas seorang mahasiswa adalah belajar. Akan tetapi, beliau menekankan tentang pentingnya interaksi dengan sesama karena setelah lulus nanti, yang akan dihadapi oleh mahasiswa adalah berbagai macam situasi dan kemungkinan bertemu dengan berbagai macam tipe orang. Oleh karena itu, selama menjadi mahasiswa beliau aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan organisasi. Menurut beliau, hal itu akan melatih sikap disiplin dan tanggung jawab, beliau aktif di Menwa dan juga HMFT. Salah satu manfaat terlibat dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang adalah bisa memahami berbagai macam karakter orang dan lingkungan yang membentuk karakter tersebut, sehingga bisa mengambil sikap yang tepat ketika menghadapi orang – orang yang mempunyai karakter yang sama. Beliau juga menekankan betapa pentingnya untuk selalu bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena setiap saat kita selalu mendapatkan rahmat dan kasih sayang dari-Nya. Selain itu, beliau berpesan agar selalu menjadi problem solver dan memahami masalah dengan mata dan telinga, kemudian direnungkan di dalam pikiran sehingga dapat memberikan sousi yang baik. Pesan dari beliau yang paling menarik adalah jangan pernah lari dari kesulitan, ketika kita ditimpa kesulitan pada saat itulah Tuhan akan merasa kasihan kepada kita dan sangat mengasihi kita, dengan melalui sebuah kesulitan atau ujian maka kita akan naik ke derajat yang lebih tinggi.

Kemudian bapak Rama juga menceritakan pengalaman hidupnya yang juga sangat menarik. Beliau pada awalnya juga tidak mempunyai keinginan melanjutkan pendidikan di jurusan teknik fisika. Bapak Rama dan bapak Budiono pada awalnya mendapat minat memasuki jurusan teknik fisika karena mendengar bahwa di teknik fisika ada pengetahuan tentang roket. Setelah lulus dari jurusan teknik fisika, bapak Rama mendirikan cukup banyak perusahaan, ada sekitar lima perusahaan, dan masih ada anak – anak perusahaan lainnya. Akan tetapi, pada akhirnya bapak Rama mendalami karir sebagai motivator dan pakar talent mapping. Beliau bahkan menemukan suatu cara memetakan potensi manusia yang disebut sebagai Strength Typology, dan berhasil membuat software khusus untuk memetakan potensi dan kemampuan human resources dalam suatu organisasi atau lembaga – lembaga lainnya. Setiap manusia itu unik dan diciptakan dengan potensi masing  – masing, dengan mengetahui potensi dan minat lebih awal maka seseorang akan terhindar dari “kesalahan memilih jurusan”, begitu pendapat bapak Rama. Menurut bapak Rama, dalam memilih suatu jurusan, seseorang akan lebih cenderung kepada bidang yang ditekuninya. Akan tetapi, bidang yang dipilih hanya memberikan kontribusi sebesar 10 – 20% terhadap kesuksesan, 90 – 80% yang lain sangat dipengaruhi oleh peran apa yang akan dipilih oleh seseorang ketika lulus nanti. Inilah hal yang seringkali dilupakan dalam memilih jurusan. Teknik fisika adalah jurusan dengan spektrum ilmu yang luas, karenanya seorang lulusan teknik fisika dapat berkarir di banyak bidang. Selain itu, luasnya ilmu yang dipelajari di teknik fisika akan membuat seorang lulusan teknik fisika memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan sarjana – sarjana di bidang lain dalam satu project tertentu.

Pembicara yang terakhir adalah bapak Achmad yang sekarang menjabat sebagai Deputi Umum BP Migas. Beliau adalah sosok yang memang sejak SMA menyukai ilmu fisika, dan sampai sekarang beliau tetap berkarir di bidang yang mempunyai hubungan dengan teknik fisika. Bapak Achmad mempunyai prestasi yang bagus dalam studi dan karirnya, beliau menamatkan pendidikan Teknik Fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1981 dan Master of  Business Administration di Curtin University of Technology Perth, Australia pada tahun 1995. Beliau juga merupakan Certified Welding Inspektor (AWS) Amerika Serikat dan Non Destructive Testing (NDT) dari The Welding Institute (TWI), Cambridge Inggris.  Pengalaman yang sangat menarik dari beliau adalah sebagai seorang lulusan teknik fisika, beliau dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia juga mempunyai SDM yang luar biasa, tidak kalah dengan SDM asing.

Selain sharing pengalaman dari para alumni teknik fisika, tentu saja ada beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan. Salah satunya adalah kenapa hanya sedikit lulusan teknik fisika yang benar – benar bekerja di lingkup teknik fisika. Salah satu hal yang menyebabkan hal itu adalah karena luasnya ilmu yang dipelajari di teknik fisika, sehingga ruang kerjanya juga sangat luas. Ada juga yang bertanya tentang bagaimana keseharian para pembicara selama mahasiswa, ada peserta yang bertanya tentang bagaimana menekuni politik melalui teknik fisika, bahkan ada yang bertanya tentang hubungan fisika dengan cinta.

Acara yang juga diisi dengan pembagian doorprize dan pemilihan pertanyaan terbaik itu ditutup sekitar pukul 11.30. Pengalaman yang didapat dari para pembicara, para lulusan teknik fisika, benar – benar dapat memberikan motivasi dan semangat untuk terus mengembangkan diri dan mendalami jurusan teknik fisika. Selain itu, spektrum ilmu yang sangat luas memungkinkan lulusan teknik fisika untuk berkarya di berbagai bidang. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari tumbuhnya pribadi – pribadi real engineer yang akan memajukan kesejahteraan bangsa Indonesia.

 

Prasetiyo Hadi Purwoko,

Bandung, 6 November 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s