Fisika Dasar SMA (2)

Posted: August 8, 2010 in My Posts, Physics, Shared
Tags: , ,

Hukum Kekekalan Energi

Salah satu konsep yang harus dipahami di dalam pelajaran fisika SMA adalah hukum kekekalan energi di mana energi total suatu sistem tertutup selalu tetap dan hanya terjadi perubahan bentuk energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Misalkan suatu balok yang meluncur dengan kecepatan tetap menumbuk sebuah pegas hingga kemudian berhenti. Pada saat balok meluncur, balok memiliki energi kinetik sebesar Ek, setelah menumbuk pegas maka balok akan berhenti dan mengakibatkan pegas tertekan dan pegas akan memiliki energi potensial pegas sebesar Ep. Dengan melalui beberapa perhitungan fisika maka akan kita dapatkan bahwa besar Ek = Ep, yaitu energi kinetik balok berubah menjadi energi potensial pegas. Contoh lainnya adalah batu yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu, kemudian bergerak jatuh bebas. Pada saat berada pada ketinggian tertentu, batu memiliki energi potensial gravitasi sebesar Ep. Kemudian ketika batu dijatuhkan, sedikit demi sedikit energi potensial tersebut berubah menjadi energi kinetik, hingga suatu saat ketika batu tepat akan menyentuh permukaan tanah, batu tersebut akan memiliki energi kinetik Ek yang besarnya sama dengan Ep gravitasi awal batu tersebut dengan acuan permukaan tanah. Konsep tentang kekekalan energi sangat penting dalam memahami banyak gejala fisika, sehingga diharapkan kita dapat memahami berbagai macam bentuk energi dan perumusannya dalam berbagai kondisi. Ketika kita sudah memahami konsep energi yang dimiliki sistem yang kita tinjau, maka cukup dengan mengetahui kondisi awal dan kondisi akhir sistem yang kita pelajari, kita dapat mengetahui berbagai macam variabel yang mungkin ditanyakan dalam suatu permasalahan.

Teorema Usaha-Energi

Teorema usaha-energi menyatakan bahwa usaha adalah perubahan energi. Misalnya ketika kita mendorong balok dengan gaya yang tetap (di atas permukaan licin), maka balok akan bergerak dipercepat. Setelah menempuh jarak tertentu, gaya yang kita pakai untuk mendorong balok tersebut kita hilangkan dan balok akan bergerak dengan kecepatan tetap. Sebelum kita mendorong balok, energi kinetik balok tersebut sama dengan nol dan ketika gaya kita hilangkan (setelah kita mendorong balok) balok akan memiliki energi kinetik sebesar Ek. Sekarang mari kita analisis besar usaha yang telah kita lakukan, yaitu dengan menghitung hasil perkalian besar gaya yang kita gunakan untuk mendorong balok (yang searah dengan arah gerak balok) dengan jarak yang kita tempuh sebelum kita menghilangkan gaya yang kita gunakan untuk mendorong balok. Maka akan kita dapatkan bahwa besar usaha yang kita lakukan sama dengan selisih energi kinetik pada posisi awal (sebelum balok kita dorong/nol) dan posisi akhir (setelah gaya kita hilangkan/Ek) atau sama dengan besar Ek.

(Continued)

For more information always visit my blog at xprashp.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s